Mengenal Lebih Dekat Sosiologi


Tidak ada yang tetap didunia ini kecuali perubahan (Heraclicus). Pada dasarnya perubahan dalam masyarakat disebabkan oleh adanya usaha pemenuhan kebutuhan dan sebagai makhluk yang memiliki akal dan pikiran, manusia akan mengerahkan segala daya dan usahanya untuk dapat memenuhi kebutuhannya.

Dalam pembangunan, semua kemajuan dalam ilmu, teknologi, demokrasi, nilai, bangsa dan organisasi sosial dikombinasikan menjadi suatu kesatuan dalam menghasilkan kehidupan yang jauh lebih baik. Pembangunan berarti menggunakan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kehidupan orang miskin. Sedangkan Mardikanto, T. (1992) mengartikan pembangunan sebagai upaya sadar dan terencana untuk melaksanakan perubahan-perubahan yang mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan perbaikan mutu hidup atau kesejahteraan seluruh warga masyarakat untuk jangka panjang, yang dilaksanakan oleh pemerintah yang didukung oleh masyarakatnya, dengan menggunakan teknologi yang terpilih. 
Sosiologi juga mempelajari perilaku dan interaksi kelompok, menelusuri asal-usul pertumbuhannya serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Dengan demikian sebagai obyek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antar manusia, dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat.

Teori sosiologi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari cara orang berinteraksi sosial dan bagaimana mereka memberi makna dari proses interaksi tersebut. Karena dalam melakukan perubahan perilaku  pada suatu sistem sosial kita perlu mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam masyarakat baik yang terjadi maupun yang akan terjadi, kebutuhan nyata yang diinginkan masyarakat untuk dipenuhi (perubahan yang diinginkan masyarakat), sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat sehingga perubahan dapat berjalan tanpa masyarakat kehilangan jati diri (identitas)