Temu Kangen Alumni STISIP Kartika Bangsa Yogyakarta

Ikatan Persaudaraan (brotherhood / ukhuwah) akan tetap terjaga jika ada kenangan. Inilah yang menjadi kekuatan sebuah organisasi paguyuban, karena kenangan itu pula seorang alumnus akan meluangkan waktu, tenaga, pikiran, untuk bisa membuat mereka tertawa, tersenyum, dan berbagi pengalaman setelah masa tertentu.

Temu Alumni STISIP Kartika Bangsa Yogyakarta 2012 memiliki makna strategis jika ditempatkan dalam konteks kebersamaan atau ukhuwah persaudaraan. Dalam konteks kebersamaan, komunikasi lantas memiliki peran strategis. Komunikasi menjadi jembatan ingatan akan masa lampau dan masa sekarang. Dengan komunikasi, kebutuhan dan keinginan akan bisa bergandengan, tanpa ada yang harus dikorbankan.
Ingatan itulah yang merangkai dan mencatat sejarah. Namun, di sisi lain, untuk menggerakkan gagasan perubahan, yang dibutuhkan bukan sekadar ingatan, melainkan angan-angan atau dengan kata lain visi masa depan. Menggarisbawahi kata sejarah, temu almamater ini adalah bagian dari upaya merekam setiap jejak rekam sejarah, pergulatan pemikiran, perjuangan. Perpaduan sejarah dengan gagasan inilah yang membuat STISIP Kartika Bangsa Yogyakarta masih tetap dipercaya oleh stakeholder untuk mengecap pendidikan di institusi ini.
Alumni, kampus, dan dunia global dibutuhkan untuk saling mendukung satu sama lain. Alumni menjadi penghubung kampus dengan dunia global, alumni juga berfungsi sebagai media yang menyampaikan visi dunia kepada kampus. “Alumni kita sudah tersebar di ranah intelektual, bisnis, dan pemerintah. Ini merupakan kekayaan tersendiri untuk dapat dijadikan sebagai penghubung kampus dengan dunia, connecting to the world, dan alumni ke kampus dapat sharing the world’s vision to campus,”
Dan kini, setidaknya, sebagian angan-angan mereka sudah menjadi kenyataan. Setidaknya, dengan sekitar 2.250 alumni yang sudah dicetak dan kini tersebar dan terkonsentrasi di Indonesia, mungkin tak berlebihan jika STISIP Kartika Bangsa Yogyakarta sebagai institusi sudah mencapai usia kematangan. Bisa dibayangkan jika ribuan alumni ini rutin membangun komunikasi, berbagi informasi tentang gagasan perubahan, serta tetap bisa menjaga kebersamaan. Temu Alumni adalah salah satu upaya resmi korps almamater untuk me-refresh sekaligus menegaskan kembali visi-misi berdirinya kampus ini sebagai lembaga pendidikan, penelitian, dan mempererat ukhuwah, persaudaraan.